Francis Kariuki menggunakan Twitter untuk menemukan domba yang hilang dan menakut-nakuti pencuri.

Lanet Umoja, Kenya

Ketua Francis Kariuki membutuhkan sebuah cara untuk menghubungi komunitasnya secara cepat. Ia menemukan Twitter dan menyarankan para penduduk desa untuk bergabung.

Ia menggunakan Twitter untuk membantu menemukan domba yang hilang, mengembalikan sapi yang dicuri, dan menyebarkan kabar mengenai peristiwa sipil seputar komunitas desa.

Ia juga menggunakan Twitter di saat keadaan menjadi genting. Ketika seorang guru sekolah menghubunginya larut malam untuk melaporkan perampokan, sang Ketua menge-tweet untuk meminta bantuan dari komunitas. Penduduk mengelilingi rumah tersebut dan sang pencuri pun kabur.